Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Reini Wirahadikusumah, viral karena fotonya dijual di OpenSea, sebuah platform perdagangan non-fungible token (NFT). NFT merupakan salah satu medium pengamanan aset digital atau token yang berfungsi untuk merepresentasikan kepemilikan seseorang atas suatu aset.

Dilansir dari ethereum.org, NFT berbeda dengan token lain karena secara khusus berfungsi untuk mengamankan suatu aset unik yang tidak bisa digantikan, seperti karya seni, benda antik, benda koleksi, hingga real estate. Sesuai dengan namanya, NFT merupakan token yang non-fungible atau tidak bisa digantikan. NFT tidak bisa digantikan dengan token atau medium pengamanan aset digital lain karena NFT diamankan oleh Ethereum Blockchain.

NFT pada dasarnya merupakan cryptocurrency, seperti bitcoin, ethereum, dan sebagainya. Namun, NFT memiliki beberapa perbedaan dengan cryptocurrency lain, salah satunya adalah sifat tidak tergantikan dari NFT. Cryptocurrency biasa dan mata uang konvensional bersifat fungible atau bisa digantikan dan dipertukarkan. Sebab, nilai dari cryptocurrency dan mata uang konvensional ditentukan oleh nilai mereka sendiri, sementara nilai dari NFT ditentukan oleh aset unik yang direpresentasikannya.

Selain tidak tergantikan, karakteristik lain dari NFT yang membedakannya dengan cryptocurrency biasa dan mata uang konvensional adalah kelangkaan yang bisa diciptakan. Dilansir dari forbes.com, orang-orang yang memiliki aset NFT bisa menciptakan kelangkaan sehingga asetnya menjadi lebih berharga. Hal ini tentu berbeda dengan cryptocurrency biasa dan mata uang konvensional yang suplainya tidak terbatas.

Aset-aset unik yang bisa direpresentasikan oleh NFT terdiri dari beberapa jenis aset sekaligus. Konten-konten digital yang umumnya menyebar luas di media sosial kini dapat diamankan dengan NFT. Item-item gaming tertentu juga dapat dijadikan sebagai aset NFT. Dilansir dari ethereum.org, penggunaan NFT diperkirakan akan semakin meningkat dan populer.

BANGKIT ADHI WIGUNA