Gangguan tiroid umumnya diderita oleh wanita, terutama setelah menopause. Tapi anak-anak bahkan bayi pun sebenarnya memiliki risiko mengalaminya. Dan, masalah tiroid pada anak bisa lebih mengkhawatirkan karena bisa mengganggu tumbuh kembangnya.

Hipotiroidisme kongenital (CHT) atau hipotiroid bawaan terjadi ketika kelenjar tiroid kurang berkembang atau tidak ada. Akibatnya, produksi hormon tiroid tidak terganggu bahkan tidak terjadi.

Perkembangan kelenjar tiroid pada janin dimulai sejak awal kehamilan. Kelenjar mungkin tidak berkembang dengan baik atau bermigrasi ke tempat lain pada beberapa bayi baru lahir, masing-masing disebut sebagai disgenesis dan kelenjar tiroid ektopik.

“Dalam Dyshormonogenesis, kelenjar tiroid berkembang dan bergerak ke tempat yang tepat, tetapi ‘jalur produksi’ hormon tiroid terganggu, dan produksi hormon tiroid bermasalah; itu bisa terjadi karena mewarisi gen yang rusak dari salah satu orang tua,” kata Yogesh Kumar Gupta, dokter spesialis anak dari India.

Gangguan tiroid pada bayi harus segera diatasi untuk menghindari masalah seperti IQ rendah dan kesulitan perkembangan lainnya. Beberapa bayi baru lahir dengan kadar hormon tiroid rendah di awal kehidupan cenderung mengalami perubahan dalam jangka panjang.

Gupta mengatakan bahwa bayi dengan hipotiroidisme lebih mengantuk daripada bayi biasa dan mungkin menderita penyakit kuning atau jaundice yang cukup lama setelah lahir. Anak-anak dengan hipotiroidisme kongenital mungkin tampak normal dan tidak menunjukkan gejala ketika lahir. Karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan pranatal.

Berikut beberapa tanda bahwa bayi mungkin memiliki masalah tiroid.

-Sebagian bayi dengan hipotiroidisme mengantuk dan sulit diberi makan, meskipun faktanya banyak bayi mengalami hal yang sama meski tanpa hipotiroid.

-Sebagian bayi baru lahir dengan hipotiroid menunjukkan jaundice yang berkepanjangan setelah lahir

-Bayi dengan masalah tiroid mungkin menderita sembelit dan kelebihan berat badan.

-Mereka mungkin memiliki tonus otot yang rendah, ekstremitas yang dingin, dan perkembangan saraf yang buruk.

Tapi ketika anak-anak dengan hipotiroid mendapat terapi yang tepat sejak dini, mereka bisa berkembang secara normal.

HINDUSTAN TIMES